Selasa, 20 Desember 2011

TANDA/WAQAF/RAMBU2 DALAM AL QUR'AN




Assalamu’alaikum all
sekedar bagi2 sebagian tanda2/waqaf/rambu2 yang terdapat dalam Al qur’an kita tercinta

 
١. Mim (م) Tanda waqof Lazim, harus berhenti pada kata yang terdapat tanda  tersebut.

٢. Tha’ (ط) Tanda waqof Mutlaq, lebih utama berhenti pada kata yang terdapat tanda tersebut.

٣. Jim (ج) Tanda waqof Jaiz, boleh berhenti pada kata yang terdapat tanda tersebut.

٤. Qif (قيف) Tanda waqof Mustahab, diutamakan berhenti pada kata yang terdapat tanda tersebut.

٥. Qala (قال) Tanda waqof Qif Aula, diutamakan berhenti pada kata yang terdapat tanda tersebut.

٦. Shala (صلى) Tanda waqof Muetahab Waslah/lemah, diutamakan terus pada kata yang terdapat tanda tersebut.

٧. Zai (ز) Tanda waqof Mujawwaz, diutamakan terus pada kata yang terdapat tanda tersebut, tetapi boleh juga waqof.

٨. Shad (ص) Tanda waqof Murakhas, boleh berhenti pada kata yang terdapat tanda tersebut karena darurat yang disebabkan oleh panjangnya ayat atau kehabisan nafas , tetapi diutamakan waslah/terus.

٩. Qof (ق) Tanda waqof Qobih, diutamakan terus pada kata yang terdapat tanda tersebut.

١. Lam Alif (لا) Tanda waqof Laa Washal, jangan waqof kecuali jika di bawahnya terdapat tanda awal ayat yang membolehkan waqof secara mutlaq, maka boleh berhenti tanpa di ulang lagi.

١١. Mu’anaqoh  Tanda waqof Mu’anaqoh, harus berhenti di salah satu dari kedua kelompok titik tiga tersebut, boleh pada yang pertama atau yang kedua. tanda seperti di bawah ini:
١٢. Saktah (ساكته) Adalah berhenti dan diam sejenak tanpa mengambil nafas baru pada kata yang terdapat tanda tersebut. Saktah Sakat adalah diam sejenak biar putus & pisah suranya dengan tanpa berganti nafas.

Di dalam Al-Qur’an Saktah hanya ada 4 tempat, yaitu:
١. Di dalam surah Al-Muthaffifin, ayat 14.
٢. Di dalam surah Al-Qiyamah, ayat 27.
٣. Di dalam surah Yaasiin, ayat 52.
٤. Di dalam surah Al-Kahfi, ayat 1.

tulisan diatas sangatlah sederhana, jika terdapat kesalahan,mohon masukannya...
semoga bermanfaat...amiin

SUMBER : W

 

Jumat, 07 Oktober 2011

Menggunakan "SAFE MODE" di Komputer(XP,VISTA,SEVEN)

ASSALAMUALAIKUM
 kali ini q coba bagikan ilmu tentang cara masuk/menggunakan safe mode, yang sering dipakai oleh tehnisi untuk berbagai keperluan
langsung saja mari kita simak liputannya...hehehe..
seperti Mendaki gunung ada banyak jalan untuk masuk ke safe mode, tapi kita coba 2 cara aja... ok!!!?
cara pertama:
paling sering digunakan
  • Hidupkan/Restart computer.
  • Setelah layar komputer blank dan mulai hidup, tekan/tahan tombol F8 sebelum logo Windows muncul, ingat!!! sebelum logo windows muncul!!!
  • Pilih safe mode dengan menggunakan kursor tanda panah di keyboard.
  • Setelah menu “Safe Mode” terpilih, tekan “Enter”. Tunggu sampai login safe mode selesai.



Cara Kedua:
Melalui RUN di start menu
Jika cara diatas tidak berhasil, kita bisa memaksa komputer untuk masuk safe mode tanpa harus menekan tombol F8.
  • klik “Start Menu” dan klik “RUN”.
  • Ketik “msconfig”.
  • Pada pilihan “Boot.INI”, cheklist “/SAFEBOOT” dan pilih minimal.




SEMOGA BERMANFAAT!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!

The User Profile Service failed the logon. User profile cannot be loaded.


assalamualaikum......bro!!!!!!
Tiga hari yang lalu ada seorang bapak membawa Laptopnya(OS VISTA H.Prem), katanya tidak bisa login.
Setelah saya hidupkan dan coba login eh ternyata benar malah muncul peringatan:
The User Profile Service failed the logon. User profile cannot be loaded.
 Untuk mengatasinya, sy coba googling, akhirnya terdampar di link


karena link tersebut berbahasa inggris saya coba raba2, maklum dulu waktu ujian kelulusan SMA hampir aja g lulus gara2 bahasa inggris!
Kurang lebih isinya seperti ini:
Cara ini hanya bsa dilakukan dalam “safe mode” , caranya dengan menekan-nekan tombol F8 secepatnya begitu kita memencet tombol power, lalu ada pilihan untuk masuk ke safe mode.jika kurang jelas silahkan masuk disini

·  Click Start
·  di Start Search (Windows Vista) atau Search programs and files (Windows 7), ketik regedit, lalu tekan Enter.
·  klik Continue (Windows Vista) atau Yes (Windows 7).
·  di jendela Registry Editor, cari:
HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\ProfileList
  • Jika ada dua folder berawalan S-1-5 yang mempunyai nomer yang sama, yang satu tidak berakhiran .bak. folder yang satu lagi tidak berakhiran .bak.
Nah…….. kita fokuskan untuk merubah akhiran dari ke dua folder itu, ikuti langkah2 berikut:
    1. Klik kanan folder yang tidak berakhiran .bak and pilih Rename. Lalu tambahkan .ba dibelakang folder tersebut.
    1. Klik kanan folder yang berakhiran .bak and pilih Rename. Lalu hapus .bak dibelakang folder tersebut.
    1. Klik kanan folder yang berakhiran .ba and pilih Rename. Lalu ganti dengan .bak dibelakang folder tersebut.
  • Jika hanya ada satu folder yang berakhiran S-1-5 berakhiran .bak. langsung aja hapus .bak pada akhiran folder tersebut 
langkah selanjutnya
- pilih folder yang tidak berakhiran .bak lihat di kolom kanan klik 2kali RefCount dan ketik 0 lalu klik OK


- pilih folder yang berakhiran .bak lihat di kolom kanan klik 2kali RefCount dan ketik 0 lalu klik OK

Setelah selesai tutup/close registry editor lalu restart computer lalu masuk dengan user name dan password semula…..,
Ini sudah terbukti dan dapat thanks dari bapak yang punya laptop… alhamdulillah

JANGAN SAMPE SALAH , IKUTI AJA LANGKAH DEMI LANGKAH DENGAN HATI2, KL PERLU BACKUP DULU REGISTRYNYA


Jumat, 29 Juli 2011

IDUL FITRI



Idul Fitri (Bahasa Arab: عيد الفطر ‘Īdu l-Fir) adalah hari raya umat Islam yang jatuh pada tanggal 1 Syawal pada penanggalan Hijriyah. Karena penentuan 1 Syawal yang berdasarkan peredaran bulan tersebut, maka Idul Fitri atau Hari Raya Puasa jatuh pada tanggal yang berbeda-beda setiap tahunnya apabila dilihat dari penanggalan Masehi. Cara menentukan 1 Syawal juga bervariasi, sehingga boleh jadi ada sebagian umat Islam yang merayakannya pada tanggal Masehi yang berbeda. Pada tanggal 1 Syawal, umat Islam berkumpul pada pagi hari dan menyelenggarakan Salat Ied bersama-sama di masjid-masjid, di tanah lapang, atau bahkan jalan raya (terutama di kota besar) apabila area ibadahnya tidak cukup menampung jamaah.

Ibadah dan tradisi pada Idul Fitri
Idul Fitri menandai berakhirnya puasa pada bulan Ramadan.
Salat Idul Fitri biasanya dilakukan di lapangan. Adapun hukum dari Salat Idul Fitri ini adalah sunnah mu'akkad. Sebelum salat, kaum muslimin mengumandangkan takbir. Adapun takbir adalah sebagai berikut:

Arab
Latin
Terjemahan
الله أكبر الله أكبر الله أكبر
Allahu akbar, Allahu akbar, Allahu akbar
Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, Allah Maha Besar
لا إله إلا الله
la ilaha illa Allah
Tidak ada Tuhan selain Allah
الله أكبر الله أكبر
Allahu akbar, Allahu akbar
Allah Maha Besar, Allah Maha Besar
ولله الحمد
wa li-illahi al-hamd
Segala puji hanya bagi Allah

Takbir mulai dikumandangkan setelah bulan Syawal dimulai. Selain menunaikan Salat Sunnah Idul Fitri, kaum muslimin juga harus membayar zakat fitrah sebanyak -/+=>2,5 kilogram bahan pangan pokok. Tujuan dari zakat fitrah sendiri adalah untuk memberi kebahagiaan pada kaum fakir miskin. Kemudian, Khutbah diberikan setelah Salat Idul Fitri berlangsung, dan dilanjutkan dengan do'a. Setelah itu, kaum muslimin saling bermaaf-maafan. Terkadang beberapa orang akan berziarah mengunjungi kuburan.

Umat Islam di Indonesia menjadikan Idul Fitri sebagai hari raya utama, momen untuk berkumpul kembali bersama keluarga, apalagi keluarga yang karena suatu alasan, misalnya pekerjaan atau pernikahan, harus berpisah. Mulai dua minggu sebelum Idul Fitri, umat Islam di Indonesia mulai sibuk memikirkan perayaan hari raya ini, yang paling utama adalah Mudik atau Pulang Kampung, sehingga pemerintah pun memfasilitasi dengan memperbaiki jalan-jalan yang dilalui. Hari Raya Idul Fitri di Indonesia diperingati sebagai hari libur nasional, yang diperingati oleh sebagian besar masyarakat Indonesia yang memang mayoritas Muslim. Biasanya, penetapan Idul Fitri ditentukan oleh pemerintah, namun beberapa ormas Islam menetapkannya berbeda. Idul Fitri di Indonesia disebut dengan Lebaran, dimana sebagian besar masyarakat pulang kampung (mudik) untuk merayakannya bersama keluarga. Selama perayaan, berbagai hidangan disajikan. Hidangan yang paling populer dalam perayaan Idul Fitri di Indonesia adalah ketupat, yang memang sangat familiar di Indonesia, Malaysia, Brunei, dan Singapura. Bagi anak-anak, biasanya para orang tua memberikan uang raya kepada mereka. Selama perayaan, biasanya masyarakat berkunjung ke rumah-rumah tetangga ataupun saudaranya untuk bersilaturahmi, yang dikenal dengan "halal bi-halal",[4] memohon maaf dan keampunan kepada mereka. Beberapa pejabat negara juga mengadakan open house bagi masyarakat yang ingin bersilaturahmi.

Di Malaysia, Singapura, dan Brunei, Idul Fitri dikenal juga dengan sebutan Hari Raya Puasa atau Hari Raya Aidil Fitri. Masyarakat di Malaysia dan Singapura turut merayakannya bersama masyarakat Muslim diseluruh dunia. Seperti di Indonesia, malam sebelum perayaan selalu diteriakkan takbir di masjid ataupun mushala, yang mengungkapkan kemenangan dan kebesaran Tuhan. Diperkampungan, biasanya banyak masyarakat yang menghidupkan pelita atau panjut, atau obor di Indonesia. Banyak bank, perkantoran swasta ataupun pemerintahan yang tutup selama perayaan Idul Fitri hingga akhir minggu perayaan. Masyarakat disini biasanya saling mengucapkan "Selamat Hari Raya" atau "Salam Aidil Fitri" dan "Maaf lahir dan batin" sebagai ungkapan permohonan maaf kepada sesama. Di Malaysia juga ada tradisi balik kampung, atau mudik di Indonesia. Disini juga ada tradisi pemberian uang oleh para orang tua kepada anak-anak, yang dikenal dengan sebutan duit raya.


Umat Muslim adalah minoritas di Filipina, sehingga sebagian besar masyarakat tidak begitu familiar dengan perayaan ini. Namun, perayaan Idul Fitri sudah diatur sebagai hari libur nasional oleh pemerintah dalam Republic Act No. 9177 dan berlaku sejak 13 November 2002.[7]

Asia Selatan

Di Bangladesh, India, dan Pakistan, malam sebelum Idul Fitri disebut Chand Raat, atau malam bulan. Orang-orang mengunjungi berbagai bazar dan mal untuk berbelanja, dengan keluarga dan anak-anak mereka. Para perempuan, terutama yang muda, seringkali satu sama lain mengecat tangan mereka dengan bahan tradisional hennadan serta memakai rantai yang warna-warni.
Cara yang paling populer di Asia Selatan selama perayaan Idul Fitri adalah dengan mengucapkan Eid Mubarak kepada yang lain. Anak-anak didorong untuk menyambut para orang tua. Didalam penyambutan ini, mereka juga berharap untuk memperoleh uang, yang disebut Eidi, dari para orang tua.
Di pagi Idul Fitri, setelah mandi dan bersih, setiap Muslim didorong untuk menggunakan pakaian baru, bila mereka bisa mengusahakannya. Sebagai alternatif, mereka boleh menggunakan pakaian yang bersih, yang telah dicuci. Orang tua dan anak laki-laki pergi ke masjid atau lapangan terbuka, tradisi ini disebut Eidgah, salat Ied, berterimakasih kepada Allah karena diberi kesempatan beribadah di bulan Ramadan dengan penuh arti. Setiap Muslim diwajibkan untuk membayar Zakat Fitri atau Zakat Fitrah kepada fakir miskin, sehingga mereka dapat juga turut merayakan hari kemenangan ini.
Setelah salat, perkumpulan itu dibubarkan dansetiap Muslim saling bertamu dan menyambut satu sama lain termasuk anggota keluarga, anak-anak, orang tua, teman dan tetangga mereka.
Sebagian Muslim juga berziarah ke makam anggota keluarga mereka untuk berdoa bagi keselamatan almarhum. Biasanya, anak-anak mengunjungi sanak keluarga dan tetangga yang lebih tua untuk meminta maaf dan mengucapkan salam.
Setelah bertemu dengan teman dan sanak keluarganya, banyak orang yang pergi ke pesta-pesta, karnaval, dan perayaan khusus di taman-taman (dengan bertamasya, kembang api, mercon, dan lain-lain). Di Bangladesh, India, dan Pakistan, banyak dilakukan bazar, sebagai puncak Idul Fitri. Sebagian Muslim juga memanfaatkan perayaan ini untuk mendistribusikan zakat mal, zakat atas kekayaannya, kepada orang-orang miskin.
Dengan cara ini, umat Muslim di Asia Selatan merayakan Idul Fitri dalam suasana yang meriah, sebagai ungkapan terima kasih kepada Allah, dan mengajak keluarga mereka, teman, dan para fakir miskin, sebagai rasa kebersamaan.

Arab Saudi

Di Arab Saudi, tepatnya di Riyadh, umat Islam mendekorasi rumah saat Idul Fitri tiba. Sejumlah perayaan digelar seperti pagelaran teater, pembacaan puisi, parade, pertunjukan musik, dan sebagainya. Soal menu Lebaran, umat Islam di sana menyantap daging domba yang dicampur nasi dan sayuran tradisional. Hal ini juga terjadi di Sudan, Suriah, dan beberapa negara Timur Tengah lainnya.[8]

Cina

Di Cina, tepatnya di Xinjiang, perayaan Lebaran justru tampak meriah. Kaum pria mengenakan jas khas dan kopiah putih, sementara wanita memakai baju hangat dan kerudung setengah tutup. Seusai salat Idul Fitri, pesta makan dan bersilaturahim pun dilakukan.[8]

Iran

Lebaran di Iran justru kurang semarak. Hal ini karena mayoritas umat Islam di sana adalah pengikut ajaran Syiah. Setelah salat Idul Fitri di masjid atau lapangan, mereka cukup melanjutkannya dengan acara silaturahmi bersama keluarga dan ditutup dengan acara pemberian makanan dari keluarga kaya kepada yang kurang mampu.

Eropa

Di Eropa, perayaan Idul Fitri tidak dilakukan dengan begitu semarak. Di Inggris misalnya, Idul Fitri tidak diperingati sebagai hari libur nasional. Kaum muslimin di Inggris harus mencari informasi tentang hari Idul Fitri. Biasanya, informasi ini didapat dari Islamic Centre terdekat atau dari milis Islam. Idul Fitri dirayakan secara sederhana di Inggris. Khotbah disampaikan oleh Imam masjid setempat, dilanjutkan dengan bersalam-salaman. Biasanya di satu area dimana terdapat banyak kaum Muslimin disana, kantor-kantor dan beberapa sekolah di area tersebut akan memberikan satu hari libur untuk kaum muslimin. Untuk menentukan hari Idul Fitri sendiri, para ulama dan para ahli agama Islam sering mengadakan rukyat hisab untuk menentukan hari raya Idul Fitri.

Turki

Di Turki, Idul Fitri dikenal dengan sebutan Bayram (dari bahasa Turki). Biasanya setiap orang akan saling mengucapkan "Bayramınız Kutlu Olsun", "Mutlu Bayramlar", atau "Bayramınız Mübarek Olsun". Pada Idul Fitri, masyarakat biasanya menggunakan pakaian terbaik mereka (dikenal sebagai Bayramlik) dan saling kunjung mengunjungi ketempat orang-orang yang mereka kasihi seperti keluarga, tetangga, dan teman-teman mereka serta menziarahi kuburan keluarganya yang telah tiada.
Pada masa itu, orang yang lebih muda akan mencium tangan kanan mereka yang lebih tua dan menempatkannya di dahi mereka selagi mengucapkan salam Bayram. Para anak-anak kecil juga biasa mendatangi rumah-rumah disekitar lingkungannya untuk mengucapkan salam, dimana mereka biasanya diberikan permen, cokelat, permen tradisional seperti Baklava dan Lokum, atau sejumlah kecil uang.

Amerika

Amerika Utara

Umat Muslim di Amerika Utara pada umumnya merayakan Idul Fitri dengan cara yang tenang dan khidmat. Karena penetapan hari raya bergantung pada peninjauan bulan, seringkali banyak masyarakat tidak sadar bahwa hari berikutnya sudah Idul Fitri. Masyarakat menggunakan metode yang berbeda untuk menentukan penghujung Ramadan dan permulaan Syawal. Orang Amerika Utara yang berada di wilayah timur bisa jadi merayakan Idul Fitri pada hari yang berbeda dibanding mereka yang di wilayah barat. Pada umumnya, penghujung Ramadan diumumkan via e-mail, website, atau melalui sambungan telepon.
Umumnya, keluarga Muslim di Barat akan bangun sangat pagi sekali untuk menyiapkan makanan kecil. Setiap orang didorong untuk berpakaian formal dan baru. Banyak keluarga-keluarga yang memakai pakaian tradisional dari negara mereka, karena kebanyakan Muslim disana ialah imigran. Selanjutnya mereka akan pergi ke majlis yang paling dekat untuk salat. Salat itu bisa diadakan di masjid lokal, ruang pertemuan hotel, gelanggang, ataupun stadion lokal. Salat Idul Fitri sangat penting, dan umat Muslim didorong untuk salat Id memohon ampunan dan pahala. Setelah salat, ada kutbah dimana imam memberikan nasihat bagi jamaahnya dan biasanya didorong untuk mengakhiri setiap kebencian ataupun kesalahan lampau yang mungkin mereka punya. Setelah salat dan kutbah, para jamaah saling memeluk dan satu sama lain saling mengucapkan selamat Idul Fitri. Muslim di Amerika Utara juga merayakan Idul Fitri dengan cara saling memberi dan menerima hadiah kepada keluarga.
Empire State Building di New York City, Amerika Serikat, memancarkan lampu-lampu berwarna hijau sebagai penghormatan terhadap hari raya Idul Fitri.

TIMOR LESTE
Umat islam disini minoritas, sebagian besar katolik. Karena ini tahun pertama saya insyaALLAH ber-idul fitri disini.. jadi kurang tahu seperti apa.. tapi selama saya disini (5 bulan) masyarakat disini sangat menghormati perbedaan,. Menurut teman yang sudah lama disini. Idul fitri disini juga libur nasional dan untuk menghormati umat islam, mereka jarang yang melakukan aktifitas diluar… jadi jalanan sepi.. itu saya yg saya tahu

Dicopas dari bang wiki
Semoga dapat menambah wawasan kita… amiin
SELAMAT MENUNAIKAN IBADAH PUASA TAHUN 2011, SEMOGA PUASA KITA DITERIMA ALLAH SWT….AMIIN